Kali ini aku ingin bercerita masa-masa saat aku hamil anak ketiga. Lebih dari empat tahun yang lalu. Ada satu hal yang mengesankan, saat kehamilanku memasuki trimester ketiga. Saat itu aku masih semangat melakukan aktifitas seperti biasa. Setiap hari bangun pagi, memasak, mencuci pakaian, mengantar jemput suami kerja dan mengantar jemput anak pertamaku yang saat itu sudah hampir naik kelas dua Sekolah Dasar. Maklum kami hanya mempunyai satu kendaraan untuk digunakan bersama. Lalu anak keduaku? Dialah balita kecil yang imut dan manja, terutama manja denganku. Meski begitu, ia sangat antusias menunggu kelahiran adiknya dalam perut. Seringkali putri keduaku ini membelai perutku dan mengajak bicara calon adiknya. Ia sangat sayang, begitu pengakuannya. Hari berlalu. Aku masih dengan keseharianku. Mengerjakan tugas-tugas rumah tangga bahkan berlanjut sampai malam hari. Bisa dibilang gerakanku sedikit santai dan tak terlalu memaksa. Di saat aku merasa lelah, aku pasti beristi...
Mempunyai anak perempuan adalah karunia